Minggu, 05 Juli 2020

MUI: Ada Alasan Syar’i Dibalik Pembatalan Haji

MUI: Ada Alasan Syar’i Dibalik Pembatalan Haji

Foto: KH. M. Cholil Nafis. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Majelis Ulama Indonesia melalui Satgas Covid-19 MUI angkat bicara terkait keputusan Kementerian Agama membatalkan keberangkatan jamaah haji Indonesia pada penyelenggaraan ibadah haji 1441 H/2020 M.

“Itulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yg menyulitkan saat pandemi Covid-19 maka dapat ditunda karena membahayakan jiwa manusia,” kata juru bicara Satgas Covid-19, KH M Cholil Nafis, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/6).

Kiai Cholil yang juga Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI ini menegaskan, demi Kemaslahatan umat (maslahah ‘aamah) memang seharusnya pelaksanaan haji tahun 1441 H ditunda.

Dia pun menjelaskan argumentasi syar’i di balik pembatalan pemberangkatan jamaah haji Indonesia tahun ini. Pertama, sampai saat ini tuan rumah, Kerajaan Arab Saudi belum memberi kepastian tetang pelaksanaaan ibadah haji karena memang pandemi Covid-19 belum sirna. Sehingga persiapan pelaksanaan Ibadah haji amat sangat sulit dilakukan dalam waktu dekat di saat pandemi Covid-19 masih terus naik kurvanya di Indonesia.

Alasan yang kedua, menurut Kiai Cholil, calon jamaah haji Indonesia masih berada dalam situasi dan kondisi yang belum bebas pandemi sehingga amat sulit melakukan protokol kesehatan saat pelaksanaan ibadah haji. “Jika kalau ibadah haji tetap dilaksanakan tahun ini maka dikhawatirkan akan memberi mudharat antarjamaah haji,” ujar dia.

Kiai Cholil melanjutkan alasan yang ketiga, rukhshah (dispensasi) selalu ada demi kemaslahatan. Niat baik melaksanakan ibadah haji kemudian terhalang karena terdapat udzur syar’i maka ia telah mendapat pahala niat baiknya. Prinsip maslahat selalu menjadi acuan dan tujuan syariah sehingga pelaksanaan ibadah yang memberatkan dapat ditunda pelaksanaannya.

Pages: 1 2

Related posts

3 Comments

  1. Anonim

    rupanya lebih takut sama corona dri pada takut sama alloh.trs di cari kebenaran sndiri. kewajiban rukun islam sdh berani d langgar ini sengaja mau melemahkan keimanan umat islam.smg alloh memberikan adzab kpada mereka yg sdh membatalalkan ibadah haji. jangan kau curi kau pake uang jamaah haji utuk menutupi hutang

    Reply
  2. Anonim

    Lagi lagi presiden nabrak aturan lagi dengan mengabaikan konsultasi dgn dpr, apapun alasan nya, dan sudah berulang x menabrak aturan.

    Reply
  3. Anonim

    Hehehe ini eranya Abunawas…
    Abunawas demi keinginannya akan temouh segala cara, bahkan Raja pun akan dibohongi dan lucunya si Raja nggak tau klu di bohongi. Itu karna kelihaian sang Abunawass…
    Andai di era sebelum rezim ini, DPR nggak dianggap di JAMIN umur jabatan Presiden nggak bakalan bertahan lama….duh Ahir Zaman..

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.