Senin, 13 Juli 2020

Obat Deksametason Disebut Ampuh Sembuhkan Covid-19

Obat Deksametason Disebut Ampuh Sembuhkan Covid-19

Jakarta, Swamedium.com — Para ilmuwan dan dokter tengah mencari vaksin untuk virus corona jenis baru penyebab Covid-19. Namun belakangan sebuah penelitian menemukan obat yang beredar luas di pasaran bisa menyelamatkan pasien Covid-19.

Obat tersebut adalah dexamethasone (deksametason). Obat itu selama ini digunakan untuk mengatasi peradangan, reaksi elergi, dan penyakit autoimun.

Dikutip dari CNBC Indonesia, hasil uji coba telah penggunaan obat itu untuk pasien Covid-19 diumumkan pada Selasa (16/6/2020). Deksametason bisa mengurangi tingkat kematian akibat Covid-19 hingga 1/3 pada kasus-kasus serius.

Ilustrasi obat. (Foto: Reuters)

Ilmuwan menyebutnya penemuan ini sebagai terobosan besar. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa obat ini harus segera menjadi perawatan standar pada pasien.

“Hasilnya menunjukkan bahwa jika pasien yang memiliki Covid-19 dan menggunakan ventilator atau oksigen, lalu diberi deksametason, itu akan menyelamatkan nyawa, dan biaya-pun sangat rendah,” kata Martin Landray, seorang Profesor Oxford yang ikut memimpin persidangan penelitian itu.

Percobaan dilakukan dengan membandingkan hasil dari 2.100 pasien yang mendapat deksametason, dengan 4.300 lainnya yang mendapat obat lain. Mereka dipilih secara acak.

Hasilnya, satu kematian bisa dicegah dengan pengobatan deksametason di antara setiap delapan pasien Covid-19 yang menggunakan ventilasi. Selain itu, satu kematian bisa dicegah di antara 25 pasien Covid-19 yang menerima obat dan menggunakan oksigen.

“Ini adalah satu-satunya obat yang sejauh ini terbukti mengurangi angka kematian dan menguranginya secara signifikan,” kata peneliti utama riset ini Peter Horby.

“Deksametason tidak mahal. Tersedia dan dapat segera menyelamatkan nyawa di seluruh dunia.”

Namun, untuk yang tidak memerlukan dukungan alat pernapasan, tidak ditemukan manfaat dari pengobataan obat ini. Sehingga Horby menegaskan manfaat obat ini adalah “untuk bertahan hidup pada pasien yang memerlukan perawatan oksigen”.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.