Senin, 13 Juli 2020

TKA China Gelombang Kedua Tiba, Mahasiswa Kembali Blokade Bandara Haluoleo Kendari

TKA China Gelombang Kedua Tiba, Mahasiswa Kembali Blokade Bandara Haluoleo Kendari

Foto: Demo mahasiswa tolak kedatangan TKA China di Kendari, Sultra, Selasa (23/6).

Kendari, Swamedium.com — Gelombang kedua tenaga kerja asing (TKA) China akan tiba di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), esok, Selasa (30/6). Sama aeperti sebelumnya, kedatangan TKA asal Negeri Tirai Bambu itu akan diwarnai demonstrasi mahasiswa.

Ketua Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari Zulkarnain menyebut, pihaknya akan kembali memblokade jalan menuju Bandara Haluoleo Kendari.

Mereka juga akan berupaya tidak kecolongan seperti kedatangan 156 TKA sebelumnya, 23 Juni lalu.

“Pastinya kita akan turun lapangan lagi besok. Kita akan menutup akses ke sana (bandara),” kata Zulkarnain saat dihubungi, Senin (29/6).

Menurut dia, pemerintah tidak terbuka soal status keahlian para TKA China yang didatangkan ini. Sebab, bila berkaca dari kedatangan 49 TKA sebelumnya yang hanya menggunakan visa 211 atau visa kunjungan, maka kedatangan TKA yang baru ini juga berpotensi hampir sama.

“Kami meminta agar RPTKA (rencana penggunaan tenaga kerja asing) dan visa kerjanya disampaikan ke publik. Itu yang ingin kami tahu,” katanya.

Menurut dia, soal penggunaan visa 312 erat kaitannya dengan penerimaan pajak daerah.

Selain itu, visa tersebut untuk memastikan para TKA bekerja sesuai keahliannya, bukan bekerja untuk hal yang bisa dikerjakan tenaga kerja lokal.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sultra Saemu Alwi menyebut, administrasi 156 TKA China sudah tidak ada masalah setelah pihaknya melakukan pengecekan pada 24 Juni 2020 kemarin.

“Tidak ada masalah. Semua lengkap mereka gunakan visa 312,” kata Saemu Alwi ditemui di kantornya.

Ia menyebut, sebanyak 300 TKA China akan dipekerjakan di PT OSS dengan 20 keahlian. Jumlah tenaga kerja lokal sebagai pendamping sebanyak 1.468 orang.

Sementara 200 orang TKA dipekerjakan di PT VDNI dan akan didampingi 3.413 tenaga kerja lokal.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.