Senin, 13 Juli 2020

Jokowi Cuci Tangan

Jokowi Cuci Tangan

Foto: Presiden Joko Widodo.

Jakarta, Swamedium.com — Video rapat kabinet paripurna yang dihelat secara tertutup di mana Jokowi marah-marah kepada para pembantunya dirilis pada 28 Juni 2020. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden RI Bey Triadi Machmudin mengatakan video itu sengaja dirilis biar diketahui publik secara luas. Dalam video Jokowi menyalahkan para menteri dan pimpinan lembaga negara yang dianggap tidak optimal menanggulangi krisis akibat wabah covid-19. Mereka dipandang tak punya sense of crisis.

Di video itu sejak awal Jokowi menunjukkan wajah gusar. Nada bicaranya berulang kali terdengar meninggi. Dia mengatakan, sejak tiga bulan ke belakang hingga hari ini adalah masa krisis akibat pandemi corona. Namun, ia melihat masih ada menteri yang bekerja biasa-biasa saja, seperti situasi sedang normal. Ia menuduh menteri tak punya perasaan. Maka ia mengancam akan mengambil tindakan yang tidak biasa. Misalnya membubarkan lembaga negara atau melakukan reshuffle cabinet.
Ini dapat ia lakukan atas nama menyelamatkan nasib 267 juta rakyat meskipun harus mengorbankan reputasi politiknya.

Terkait karakter Jokowi, hal itu tidak mengagetkan. Ia memang terbiasa melemparkan tanggung jawab pada pihak lain setiap kali menghadapi persoalan yang menyudutkan dirinya.
Video itu dirilis sepuluh hari setelah rapat kabinet itu setelah menimbang hal ini dapat menguntungkannya secara politik.

Sebagaimana diketahui, krisis corona yang ikut menghantam sektor sosial dan ekonomi telah menggerus legitimasi politiknya.
Pendukungnya mulai memperlihatkan kekecewaan pada pujaan hatinya.
Komunitas internasional pun mengritik ketidakbecusanya menanggulangi corona.
Dengan pikiran sederhananya, dia ingin masyarakat domestik dan internasional melihat semua kegagalan rezim sebagai kesalahan para pembantunya.

Dia ingin dilihat sebagai orang yang bekerja serius dan sangat prihatin pada penderitaan rakyat. Padahal semua orang tahu bahwa sejak awal ia meremehkan ancaman covid-19, bahkan menyembunyikan informasi tentang bahaya virus ini selama hampir tiga bulan sejak pertama kalinya merebak di Wuhan, Cina. Bahkan, dia seperti menikmati ketika para menterinya mengolok-olok corona. Ada yang mengatakan covid-19 bisa sembuh sendiri, dapat diobati dengan jamu atau doa, dan bahwa Indonesia satu-satunya negara besar di Asia yang tidak terpapar corona.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.