Senin, 13 Juli 2020

Awas Pengalihan Isu! Umat Fokus Pada RUU HIP

Awas Pengalihan Isu! Umat Fokus Pada RUU HIP

Foto: Tony Rosyid. (dok. pribadi)

Jakarta, Swamedium.com — Sejak keluar Maklumat MUI, banyak isu muncul. Dari isu ringan, sampai isu berat. Macam-macam dan banyak jumlahnya. Tapi, nampaknya umat lebih tertarik pada isu RUU HIP.

Kenapa? Pertama, umat sadar bahwa untuk sukses memperjuangkan sesuatu perlu fokus. Kalau gak fokus, bisa ambyar. Kedua, RUU HIP diyakini sebagai anugerah. Hadir untuk menyatukan umat. Dengan RUU HIP, umat jadi solid. Ketiga, umat sudah paham -dan tak mau lagi dijebak dengan adanya- pengalihan isu. Itu lagu lama, kata mereka.

Karena itu, umat tak bergeser dari isu RUU HIP. Meski media Online dan TV mengangkat isu lain terus menerus untuk menutupi berita RUU HIP. Isu-isu lain itu datang dan pergi. Silih berganti. Tapi, gak lama bertahan.

Apalagi sejak lama umat punya keyakinan bahwa hampir semua media mainstream berada dalam tekanan dan kepentingan. Seringkali gak fair dalam pemberitaan. Ratusan ribu hingga jutaan umat turun ke jalan gak ditayangkan, sementara 30 orang demo kontra umat disiarkan. Bahkan diulang-ulang. Peristiwa itu hampir mendominasi semua berita TV. Begitulah potret media mainstream di negeri ini. Kolokan! Kata umat.

Faktor ini yang menyebabkan para aktifis umat malas nonton TV. Tak sedikit yang sama sekali tak mau lagi hidupkan TV. Banyak tipu-tipu dan pencitraannya, kata para aktifis itu.

Di sisi lain, medsos jadi alternatif pilihan. Habis shalat shubuh sudah sibuk buka medsos. Medsos dianggap lebih polos dan vulgar. Apa adanya dan obyektif. Semua informasi telanjang disampaikan. Gak ada tim sortir. Bebas tekanan. Baca, langsung copas. Tonton, langsung share. Nampaknya, medsos sudah menjadi tempat berselancar yang mengasikkan bagi para aktifis itu.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.