Senin, 03 Agustus 2020

Heboh MA Batalkan Kemenangan Jokowi Ditengah Terpuruknya Ekonomi

Heboh MA Batalkan Kemenangan Jokowi Ditengah Terpuruknya Ekonomi

Jakarta, Swamedium.com — Kemarin saya ke sebuah bank. Tak seperti biasa. Saya ditanya mau tarik berapa pak? Saya balik tanya, ada apa? Memang tidak boleh tarik lebih dari 10 juta?

Saya jadi teringat krisis likuiditas yang dialami oleh bank swasta beberapa hari yang lalu. Tidak bisa tarik dana lebih dari 10juta. Antrian panjang pun mengular mulai dari dini hari.

Beberapa bank menurut informasi mengalami kesulitan likuiditas. Kondisi beberapa bank diambang “sakaratul maut”.

Cadangan devisa makin tipis. Rumornya ratusan triliun digunakan untuk membendung laju pergerakan dolar Amerika. Pencitraan ekonomi baik-baik saja.

Inikah tanda-tanda krisis moneter yang bakal melanda Indonesia yang selama ini ditutup rapat-rapat oleh pemerintah? Jokowi dan Sri Mulyani telah memberikan warning bakal terjadinya krisis ekonomi.

Konon kabarnya proyek Kartu Prakerja bernilai triliun dananya tak jelas. Antara ada dan tiada. Sekarang pun tak terdengar lagi kelanjutan kartu Prakerja. Proyek penuh kontroversi dan misteri.

Kementerian Kesehatan belum terima anggaran kesehatan Rp 87,55 triliun. Sedangkan menurut Jokowi dalam video marah-marah yang sempat viral penyerapan anggaran sangat minim. Hanya 1,56% saja. Padahal, anggaran Covid-19 Kemenkes sebesar Rp 87,55 triliun belum cair.

Jangan-jangan anggaran Covid-19 ribuan triliun hanya pepesan kosong. Keuangan negara sedang dalam kesulitan besar. BUMN dilego. Investasi diobral. Indonesia ‘dijual’.

Ada yang menyebut anggaran Kementerian Kesehatan digunakan untuk stimulus ekonomi. Benarkah? Dugaan ini beralasan bila dikaitkan dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Minus diambang runtuh. Bank dan bursa saham terancam collapse.

Ibarat tim sepak bola. Beberapa pemain cedera. Kapten sudah dapat 3 kartu kuning. Seharusnya sudah kartu merah. Keluar arena permainan. Lima pemain lainnya diganjar 2 kartu kuning. Dipaksa bermain. Harus menang pula.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.