Minggu, 25 Oktober 2020

Kanal Digital Dompet Dhuafa Naikkan Animo Masyarakat Berkurban Di Tengah Pandemi

Kanal Digital Dompet Dhuafa Naikkan Animo Masyarakat Berkurban Di Tengah Pandemi

Foto: Salah satu pekurban melalui Dompet Dhuafa.

Jakarta, Swamedium.com — Di tengah pandemi Covid-19 tidak berpengaruh besar terhadap transaksi berkurban secara digital, bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas bergama Islam, berkurban merupakan keharusan bagi yang mampu. Di tambah lagi dengan pembatalan keberangkatan haji, maka masyarakat memilih untuk berkurban di daerahnya masing-masing.

Peningkatan daya beli kurban dirasakan Dompet Dhuafa yang hingga saat ini untuk penjualan kambing premium dengan bobot di atas 35 Kg sudah habis terjual. Daya beli masyarakat melalui kanal digital hingga platform e-commerce masih sangat tinggi di tengah pandemi Covid-19, Kamis (9/7).

Sampai saat ini Dompet Dhuafa terus melakukan optimalisasi dan sosialisasi yang masif kepada calon donatur maupun pekurban melalui kanal tersebut, sehingga donatur atau pekurban mempunyai pilihan kemudahan dalam bertransaksi digital. Cukup melalui mobile banking, transfer bank, cash, dompet elektronik, QRIS, maupun aplikasi seperti Whatsapp Pay berbasis virtual account calon pekurban dapat membeli hewan kurban yang ditawarkan oleh Dompet Dhuafa. Saat ini, tidak kurang dari 30 mitra strategis yang berkolaborasi Bersama Dompet Dhuafa.

“Memang benar, kurban digital menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang ingin berkurban di tengah pandemi Covid-19. Masyarakat pun bisa langsung menanyakan kondisi hewan kurban kepada Dompet Dhuafa tentunya. Kami selama Tebar Hewan Kurban (THK) menyediakan berbagai layanan digital untuk memudahkan masyarakat, bahkan dengan ujung jari dan ponsel pintar di genggaman, masyarakat bisa berkurban. Layanan digital Dompet Dhuafa meliputi layanan landing page donasi kurban, transfer donasi kurban melalui e-mobile banking di seluruh masing-masing perbankan dan melalui layanan digital kita yang baru yaitu Whatsapp Pay,” ucap drg. Imam Rulyawan MARS., Direktur Eksekutif DD.

“Berbasis digital e-commerce hingga platform digital, berkuban saat ini memudahkan para milenial untuk berkurban dengan tetap meminimalisir potensi terjadinya penularan Covid-19 seiring meningkatnya aktivitas dan interaksi antar-masyarakat saat pelaksanaan kurban. Terbukti dari minat para pekurban dalam penjualan kambing premium Dompet Dhuafa. Selain itu pencapaian kurban diyakini akan melonjak dan terus bertumbuh daripada tahun lalu. Di tambah daya beli masyarakat yang tinggi serta batalnya pemberangkatan haji tahun ini menciptakan daya ekonomi berkurban dalam negeri cukup tinggi,” lanjut drg. Imam Rulyawan MARS. 

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.