Senin, 03 Agustus 2020

16 Juli 2020, BEM SI Siap Turun ke Jalan

16 Juli 2020, BEM SI Siap Turun ke Jalan

Serang, Swamedium.com — Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyatakan sikap akan kembali melakukan unjuk rasa dengan membawa massa dalam jumlah yang besar. Hal ini disampaikan melalui video pernyataan sikap Koordinator Pusat dan berbagai perwakilan kampus yang tergabung dalam aliansi BEM SI wilayah Jabodetabek-Banten pada Senin, 6 Juli 2020, di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten.

Pernyataan tersebut sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa kepada Dewan Perwakilan Rakyat atas upaya pengesahan Omnibus law di tengah penolakan dari berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat.

BEM SI menilai hal ini adalah sebagai kemunduran demokrasi yang diperbuat oleh ulah lembaga negara. Seharusnya masyarakat berhak mengetahui apa yang dikerjakan lembaga-lembaga pemerintah, serta memiliki hal untuk turut berpartisipasi dalam jalannya roda pemerintahan.

Belum lagi masalah yang diangkat oleh para pekerja dan buruh, seperti adanya upaya penghausan hak meliputi jaminan pekerjaan, jaminan pendapatan, dan jaminan sosial yang bertentangan dengan UU No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. BEM SI melihat bagaimana para wakil rakyat tidak benar-benar mewakili kepentingan rakyat, salah satunya sangat jelas ada dalam konteks omnibus law.

“Di masa pandemi bukanlah pemaafan untuk kita tidak bergerak sama sekali. Oleh karena itu, kami mengajak dan menyerukan aksi pada tanggal 16 Juli 2020 untuk sepakat menolak disahkannya rancangan Omnibus Law,” kata Remy Hastian, Koordinator Pusat BEM SI melalui rilisnya yang diterima redaksi, Jumat (10/7).

Remy juga memastikan aksi tersebut tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19. “Setiap orang harus membawa, masker, hand sanitizer, memastikan suhu tubuh dan kesehatan tubuh stabil, dan wajib menjaga jarak sebelum, saat, dan setelah berjalannya kegiatan,” pungkasnya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.