Sabtu, 24 Oktober 2020

Anugerah Syiar Ramadan 2020 Apresiasi Tayangan Ramadhan Terbaik

Anugerah Syiar Ramadan 2020 Apresiasi Tayangan Ramadhan Terbaik

Foto: Wakil Presiden RI Maruf Amin saat memberikan sambutan dalam Anugerah Syiar Ramadhan 2020.

Jakarta, Swamedium.com — Anugerah Syiar Ramadan (ASR) 2020 mengapresiasi lembaga penyiaran, praktisi, dan dai muda atas program tayangan Ramadhan 1441 H/2020 M yang edukatif dan inspiratif.

Apresiasi ASR 2020 yang merupakan hasil kerjasama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dan Kementerian Pemuda dan Olahraga ini digelar virtual, di Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

Wakil Presiden RI Prof KH Ma’ruf Amin memuji insan pertelevisian yang tetap menyajikan konten berkualitas di tengah Pandemi Covid-19. Menurut Wapres yang juga Ketua Umum MUI ini, meskipun media dari sisi bisnis menghadapi masalah besar, namun itu tidak menyurutkan kualitas tayangan.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh pelaku industri penyiaran Indonesia yang tetap bertahan dalam situasi sulit seperti sekarang ini,” kata dia.

Wapres melihat kondisi pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat lembaga penyiaran untuk tetap menyemarakkan Ramadhan. Berbagai upaya dilakukan untuk dapat terus menayangkan program siaran yang berkualitas, meskipun di tengah berbagai keterbatasan yang ada.

Pada umumnya, kata dia, dunia penyiaran merasakan dampak berat akibat pandemi ini. Itu terlihat dari pengurangan beberapa program siaran. Tenaga SDM yang biasanya mengurus program terkendala dengan regulasi protokol kesehatan.

Kondisi itu, kata dia, diperparah dengan iklan dan hak siar yang semakin merosot. Beberapa perusahaan yang biasanya menaruh iklan di televisi juga mulai mengurangi porsi iklannya demi efisiensi.

Meski begitu, dia tetap mengajak industri pertelevisian memanfaatkan momentum ini sebagai peluang. Masyarakat saat ini banyak yang melakukan aktivitas hanya di dalam rumah dan itu menguatkan kembali posisi televisi.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, berharap para pemuda bisa bekerjasama dan terus menghasilkan kreatifitas dalam berkarya terlebih menjelang bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.