Sabtu, 08 Agustus 2020

Kasasi Ditolak MA, Vonis Bebas Perekam ‘Penggal Jokowi’ Inkrah

Kasasi Ditolak MA, Vonis Bebas Perekam ‘Penggal Jokowi’ Inkrah

Foto: Gedung Mahkamah Agung RI. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan tim jaksa penuntut umum (JPU) atas vonis bebas Ina Yuniarti dalam kasus perekam video viral ‘penggal Jokowi’ dalam demo Pemilu 2019 di depan gedung Bawaslu. Kini putusan bebas Ina Yuniarti telah inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

“Infonya benar alias A-1 bahwa permohonan kasasi dari jaksa ditolak oleh MA pada tanggal 10 Juni 2020 dan telah diberitahukan kepada pihak-pihak. Namun putusan MA belum diterima di PN Jakarta Pusat, baru petikan putusan kasasinya saja yang sudah diterima oleh PN Jakarta Pusat,” kata pejabat Humas PN Jakpus Bambang Nurcahyono saat dimintai konfirmasi, Kamis (23/7/2020).

Putusan tersebut diketok oleh majelis kasasi MA yang dipimpin oleh Sofyan Sitompul dengan hakim anggota Gazalba Saleh dan Desnayeti. Hasil putusan kasasi itu telah diberitahukan juga oleh juru sita PN Jakpus kepada penasihat hukum terdakwa dan kepada tim JPU Kejari Jakpus.

“Relaas pemberitahuan penolakan permohonan kasasi jaksa sudah diberitahukan kepada penasihat hukum terdakwa tersebut dan JPU yang bersangkutan,” ungkapnya.

Dengan ditolaknya kasasi yang diajukan jaksa, artinya sudah tidak ada upaya hukum lagi bagi jaksa terhadap putusan bebas tersebut. Sementara itu, kuasa hukum Ina Yuniarti, Abdullah Alkatiri, mengaku bersyukur atas putusan bebas kliennya yang telah berstatus berkekuatan hukum tetap.

“Iya sudah putus, klien kami bebas murni. Kita akan lakukan laporan balik dan rehabilitasi klien kami, kalau perlu, minta ganti rugi,” kata Alkatiri saat dihubungi terpisah.

Alkatiri mengatakan, dalam waktu dekat, pihaknya akan membuat laporan balik terhadap pihak yang pernah melaporkan kliennya terkait kasus itu. Selain itu, dia meminta agar nama kliennya direhabilitasi.

“Yang melapor sekretaris resmi JOKMAN dan kita akan lapor balik dan minta rehabilitasi,” katanya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.