Sabtu, 08 Agustus 2020

Ketauladanan Nabi Ibrahim AS (Bag 1)

Ketauladanan Nabi Ibrahim AS (Bag 1)

Foto: Imam Shamsi Ali menjadikan Islamic Cultural Center (ICC), masjid terbesar di New York, Amerika Serikat, sebagai tempatnya berdakwah.

New York, Swamedium.com — Hari ini, Jumat 10 Dzukhijjah 1441 H (31 Juli 2020) merupakan hari penting sekaligus hari kegembiraan (perayaan) bagi seluruh Umat Islam sedunia. Hanya saja kali ini ekspresi kegembiraan itu sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini karena seluruh dunia masih berada dalam suasan musibah Covid 19 atau virus Corona.

Selain pelaksanaan ibadah haji yang dibatasi hanya oleh segelintir jamaah yang memang bermukim atau warga negara Saudi sendiri. Juga pelaksanaan Idul Adha di semua negara juga dengan keadaan yang sangat terbatas.

Jamaica Muslim Center NY misalnya, yang biasanya merayakan Idul Fitri di lapangan dengan puluhan ribu jamaah, kali ini hanya melakukannya di masjid dengan lima kali jamaah. Itupun dengan mengikuti aturan protokol distancing dan praktek keselamatan lainnya, termasuk memakai masker, menghundari sentuhan (salaman), dan seterusnya.

Tapi semua itu tidak mengurangi nilai ubudiyah (penghambaan) kita kepada Allah SWT. Karena apapun keadaannya seorang Mukmin tetap yakin, Tuhan dan interaksi antara hamba dan Tuhannya tidak mengalami perubahan dengan perubahan keadaan.

Menauladani Ibrahim AS

Baik pada ibadah haji maupun Idul Adha, sosok Ibrahim AS memang menjadi figur sentra. Hampir semua amalan yang ada pada dua bentuk ritual Islam itu terkait dengan sejarah hidup nabi Ibrahim AS.

Dan Karenanya saya kira sangat pas jika di saat saperti ini kita ingatkan diri kita kembali tentang apa saja yang harusnya ditauladani dari kehidupan Ibrahim AS. Apalagi memang secara khusus Al-Quran memerintahkan Umat ini untuk menauladani Ibrahim AS.

Allah berfirman: “Dan ikutlah (wahai Muhammad) kepada millah Ibrahim”.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.