Selasa, 29 September 2020

Din: Polri Jangan Mudah Percaya Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Alami Gangguan Kejiwaan

Din: Polri Jangan Mudah Percaya Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Alami Gangguan Kejiwaan

Foto: Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Prof Dr H. M. Din Syamsuddin.

Jakarta, Swamedium.com — Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) Prof. Dr. M. Din Syamsuddin mengecam peristiwa penusukan terhadap Syeikh Ali Jaber.

“Peristiwa penusukan atas Syeikh Ali Jaber di tengah pengajian di Masjid Fallahuddin, Lampung, sungguh mengagetkan dan patut dikecam. Tindakan tsb merupakan bentuk kriminalisasi terhadap ulama, dan kejahatan berencana terhadap agama dan keberagamaan,” kata Din melalui keterangan tertulisnya, Ahad (3/9/2020).

Din juga meminta Polri agar tidak mudah percaya dengan pengakuan bahwa pelaku penusukan mengalami gangguan jiwa.

“Kepada Polri agar tidak mudah menerima pengakuan dan kesimpulan bahwa pelakunya adalah orang gila, sebagaimana pernah terjadi pada masa lalu yg sampai sekarang tidak ada kejelasan,” tegas Din.

Untuk itu Din meminta pihak kepolisian dapat mengusut tuntas percobaan pembunuhan terhadap Syeikh hingga ke ‘aktor intelektual’ nya.

“Mendesak Polri utk mengusut secara tuntas, dan menyingkap pelaku dan siapa yg berada di belakangnya. Kepada Polri agar bersungguh-sungguh memproses secara hukum dan menyeret pelaku ke meja pengadilan dengan tuntutan hukum maksimal,” ujar Din.

Din juga meminta Polri untuk menjamin keamanan para tokoh agama, khususnya ulama dan dai, serta mengusut gerakan ekstrimis yang anti agama dan hal yg bersifat keagamaan

“Dan kepada umat Islam agar tenang dan dapat menahan diri serta tidak terhasut oleh upaya adu domba,” tutup Din. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.