Senin, 28 September 2020

Syekh Ali Jaber, Korban Gas Air Mata Aksi 411 Selamat dari Upaya Pembunuhan

Syekh Ali Jaber, Korban Gas Air Mata Aksi 411 Selamat dari Upaya Pembunuhan

Bandarlampung, Swamedium.com — Kejadian penusukan dialami Syekh Ali Jaber ulama yang sering mengisi acara Hafiz Cilik disalah satu stasiun televisi swasta. Kejadian penusukan yang menimpa Syekh Ali Jaber terjadi saat beliau mengisi acara di Provinsi Lampung.

Setelah dirawat di salah satu rumah sakit Alhamdulillah Syekh Ali Jaber diperbolehkan untuk pulang.

“Qoddarullah Allah selamatkan saya dari rencana pembunuhan kepada saya. Alhdmulillah sudah keluar dari Rumah Sakit,” ujar Syek Ali saat memberikan keterangan, Ahad (13/9/2020).

Selanjutnya Syekh menjelaskan, sebenarnya sasaran penusukan adalah leher saya. Ada bukti siarang live nya di Facebook. Tangannya memegang pisau dari atas ke bawah dengan sangat keras. Pelaku masih sangat muda usia 20 tahunan.

“Allah takdirkan gerakan tangan saya untuk melawan makanya hanya tertusuk bagian otot lengan masuk kedalam. Saya lawan dan akhirnya pisau itu patah,” tambah Syek Ali.

Sebenarnya ingin pelaku tarik pisau untuk menusuk lagi. Dan saya lepas sendiri pisau itu.

“Alhamdulillah lukanya saat ini sudah dijahit dan dijahit 6 jahitan,” ungkap Syekh.

Syekh Ali Jaber adalah salah satu ulama yang menjadi korban gas air mata polisi bersama Almarhum Ustaz Arifin Ilham saat Aksi Bela Islam 4 November 2016 lalu atau Aksi 411 di depan Istana.

Saat itu polisi berupaya membubarkan massa Aksi 411 di depan Istana dengan menembakkan gas air mata, di saat yang sama beberapa perwakilan massa yang terdiri dari para ulama sedang menuju ke dalam Istana.

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.