Kamis, 24 September 2020

Perketat PSBB, Anies Dituduh Mau Jatuhkan Jokowi, Anda Waras?

Perketat PSBB, Anies Dituduh Mau Jatuhkan Jokowi, Anda Waras?

Foto: Tony Rosyid. (dok. pribadi)

Kedua, PSBB diduga akan menyulitkan warga Jakarta. Dengan PSBB, warga Jakarta akan makin sulit hidupnya. Apakah tuduhan ini berbasis data? Analisis obyektif atau imajinatif?

Di Jakarta, ada 3,6 juta KK gak punya tabungan. Maka, mereka diberikan bansos. Beberapa bulan ini, Anies telah menyiapkan anggaran bansos sebesar 900 M per dua pekan untuk 3,6 juta warga DKI. Sebulan 1,8 T. Jadi, relatif aman. Ini sudah berjalan. Salahkan Anies?

Jika Anies gak tarik rem darurat PSBB, Jakarta bisa collaps. 77 persen ruang isolasi rumah sakit di DKI sudah terpakai. 83 persen ruang ICU sudah terisi. Ini data 6 september lalu. Sisanya, gak akan menampung jika pasien terus bertambah secara masif. Lalu, bagaimana nasib mereka? Mau mati di jalanan?

Ketiga, dengan PSBB, Anies dianggap sengaja memperburuk ekonomi nasional agar Jokowi segera jatuh. Ini terlalu jauh imajinasinya. Di otak orang-orang ini sepertinya sudah kebayang Anies itu presiden masa depan. Lalu mereka takut kalau nahkoda kapal mereka akan diganti. Sebuah ketakutan yang berlebihan.

Kalau pandemi tak serius diatasi, tapi fokus hanya pada ekonomi, maka Indonesia akan gagal dua-duanya. Kesehatan gak pulih, ekonomi makin terpuruk. Ibarat ngisi ember bocor. Bansos terus diberikan, UMKM dan korporasi disuntik dana, tapi penyebaran virus gak dibatasi. Maka, tak pernah ada ujungnya. Karena produksi tersendat. Otomatis peredaran uang juga terganggu. Terjadilah resesi ekonomi. Sampai kapan? Sampai pandemi betul-betul teratasi.

Soal Jokowi, sampai 2024 atau tidak, begini kalkulasi politiknya. Kalau kondisi ekonomi- politik normal dan Jokowi bertahan sampai 2024, peluang Anies jadi presiden sangat besar. Karena Anies sedang berada di atas panggung. Kondisi obyektif, Anies paling populer saat ini. Ini fakta yang gak bisa dibantah.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.