Senin, 26 Oktober 2020

Jenguk Para Korban, Anies Tunjukkan Leadership

Jenguk Para Korban, Anies Tunjukkan Leadership

Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Sekretariat Pelajar Islam Indonesia yang diobrak abrik aparat kepolisian di Jln Raya Menteng 58, Jakarta Pusat.

Yang pasti, itu terjadi di Indonesia. Terjadi pada saat pelajar dan mahasiswa itu sedang demo. Bukan sedang curi lahan hutan, eksploitasi tambang atau korupsi uang negara. Tapi, mereka sedang demo! Demo untuk masa depan bangsa.
Situasi agak mencekam. Ada yang bilang sudah pada level 5,5. Kalau level 6, itu artinya dharurat sipil
Kalau level 7, berarti dharurat militer. Itu istilah yang standarisasinya dipelajari dan ditentukan oleh aparat. Intinya, sudah lumayan gawat.

Di tengah banyak demonstran yang terluka dan kantor yang rusak, Anies, Gubernur DKI Jakarta, hadir. Meninjau kantor GPII-PII yang rusak. Anies juga datang ke sejumlah rumah sakit dimana banyak pelajar dan mahasiswa yang terluka. Selain datang ke rumah warga yang ibu dan bayinya terkena gas air mata.

Mereka adalah warga DKI. Kejadiannya di wilayah DKI. Dan Anies adalah geburnur dan pemimpin bagi warga DKI. Sudah seharusnya Anies ambil peduli dan menunjukkan empati. Anies ingin memastikan untuk saat ini, mereka baik-baik saja Begitu mestinya seorang pemimpin bertindak dan punya sikap.

Silent, nyaris tak ada beritanya, tanpa kegaduhan kata-kata, dan sepi dari sorot kamera, Anies terus bekerja. Menjalankan tugasnya sebagai pemimpin ibu kota. Sampai disini, Anies “on the track” dengan ungkapannya: “Saya akan jawab semua kritik itu dengan kerja dan karya, bukan dengan kata-kata”. Dalam banyak hal, Anies nampak berusaha membuktikan apa yang pernah diungkapkannya itu.

Seorang pemimpin tidak boleh lari saat warganya berada dalam masalah. Apalagi mereka terluka. Mereka anak-anak muda, pelajar maupun mahasiswa. “Anak muda itu yang punya masa depan. Mereka berhak ikut bicara karena mereka yang akan rasakan konsekuensi keputusan-keputusan besar di hari ini”, kata Anies.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.