Selasa, 24 November 2020

Wali Kota dan ASN kota Magelang dilaporkan menyalahi aturan Pilkada

Wali Kota dan ASN kota Magelang dilaporkan menyalahi aturan Pilkada

Kota Magelang, Swamedium.com- Wali Kota dan beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Magelang telah diduga menyalahi aturan dan tidak netral dalam pilkada Kota Magelang 2020. Hal ini berdasarkan temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Magelang atas hasil penelitian dan pemeriksaan terhadap laporan Tim Advokad Pendukung Pasangan dr. Aziz – Kyai Mansyur (16/11/2020) terhadap Wali Kota dan beberapa ASN yang diduga menyalahi aturan dan tidak netral dalam pilkada Kota Magelang 2020.

Peristiwa tersbut terjadi pada hari selasa 3 November 2020 di Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. Saat itu Wali Kota dan beberapa ASN datang ke posko pemenangan pasangan calon (Paslon) Pilkada Kota Magelang dihari kerja dan akhirnya dilaporkan ke Bawaslu Kota Magelang.

“Terlihat jelas keberadaan Wali Kota beserta ibu dan Kepala Dinas DPKAD Kota Magelang di posko pemenangan Paslon 02 dan adanya isyarat jari yang memberikan dukungan ke Paslon 02”. Ujar Fery sebagai pelapor.

Sedangkan dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, termasuk Undang-Undang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, Pejabat aktif dan ASN dilarang terlibat pesta demokrasi dan kampanye.

“Dugaan keterlibatan Wali Kota dan ASN dalam kampanye di Pilkada Kota Magelang sangat disayangkan,” lanjutnya.

Kejadian ini sekaligus menjadi peringatan dan penegasan kepada semua pihak akan pentingnya netralitas pejabat pemerintah dan larangan keterlibatan ASN dalam semua kegiatan politik termasuk dalam hal ini pilkada Kota Magelang 2020.

Diketahui Pilkada Kota Magelang 2020 diikuti dua pasangan yaitu pasangan nomor urut 1 dr. Aziz – Kyai Mansyur dan pasangan nomor urut 2 Aji Setyawan-Windarti Agustina.

(KSM)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.