Minggu, 17 Januari 2021

Buku How Democracies Die dalam perdebatan

Buku How Democracies Die dalam perdebatan

Jakarta, Swamedium.com-Berawal dari postingan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang tengah santai ahir pekan di salah satu ruangan dalam rumahnya sembari memabaca buku bejudul “How Democracies Die” pada Ahad (22/11). Sudah membuat kesekian tokoh yang merasa ikut harus mengometari dengan postingan Anies tersebut.

Banner Iklan Swamedium

Mulai dari Ketua Partai maupun para petingginya, ikut menyuarakan dan memberikan statement pada postingan Anies yang sedang membaca buku walaupun, Anies sendiri tidak menyertai statement apapun dengan buku yang tengah dibacanya. Hanya mengucapkan selamat.

“Selamat pagi semua. Selamat menikmati Minggu pagi.” Kata Anies.

Terakhir Kepala KPK (Komisi Pemberantasaan Korupsi) Indonesia, Firli Bahuri yang memberikan statement, bahwa dia pernah membaca buku tersebut pada tahun 2002 lalu. Ia mengatakan, jauh sebelum Anies membaca buku tersebut, Firli mengaku bahwa dirinya telah membaca buku lain berjudul Why Nation Fail.

“Kalau kemarin saya lihat ada di media Pak Anies membaca buku How Democracies Die, sebelum itu, Pak, Bukunya ada Why Nation Fail, itu sudah lama saya baca, Pak, tahun 2002 sudah baca buku itu.” Kata Firli saat memberikan sambutan dalam kegiatan serah terima barang rampasan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (24/11)

Pernyataan Firli tersebut menjadi menarik karena banyaknya komentar masyarakat yang meragukan buku apa yang sudah dibaca oleh ketua KPK pada tahun 2002 itu, karena diketahui melalui laman Wikipedia dan pencarian pada google chrom, bahwa buku tersebut baru terbit pada tanggal 16 Januari 2018.

Tidak ketinggalan nitizen pun ramai mempertanyakan tentang buku yang dimaksud Firli, yang pernah dibaca tahun 2002 lalu, salah satunya pegiat medsos, Mustofa Nahrawardaya yang mempertanyakan bahwa buku tersebut terbit pertama di New York 2012. Bagaimana mungkin ketua KPK sudah membacanya pada tahun 2002 ?

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita