Minggu, 17 Januari 2021

Covid melonjak, Wali Kota Bogor sibuk urusi HRS

Covid melonjak, Wali Kota Bogor sibuk urusi HRS

Bogor, Swamedium.com – Ditengah melonjaknya angka kasus positif di Kota Bogor, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 malah sibuk mengurus hasil swab test Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq yang sedang dirawat di RS UMMI.

Banner Iklan Swamedium

Bahkan, kabar terbaru Bima Arya melaporkan RS UMMI Bogor ke kepolisian karena diduga menghalangi atau menghambat tugas tim Satgas COVID-19 Kota Bogor.

Dalam laporan tersebut, RS UMMI Bogor dinilai tidak memberikan penjelasan yang utuh terkait protokol proses penanganan terhadap pasien.

Alasannya, Satgas Covid-19 tidak bisa menjalankan tugas sesuai dengan prosedur penanganan covid-19.

Bima Arya menuturkan, sejauh ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tidak diberikan informasi terkait swab Rizieq Syihab.

“Karena kita tidak memperoleh informasi terkait banyak hal. Yang utamanya adalah pelaksanaan swab (Habib Rizieq) itu sendiri.”

“Kan semestinya begini, seluruh kegiatan penanganan COVID-19 wajib diketahui satgas. Siapa yang melakukan swab, berapa orang, nah jadi banyak hal yang tidak disampaikan secara terbuka,” kata Bima.

Saat ini Satgas COVID-19 sudah membuat laporan tertulis kepada polisi dan yang pasti jalur hukum ditempuh sesuai dengan kewenangan Pemkot Bogor

“Langkah-langkah kita tentunya harus sesuai hukum. Spiritnya itu adalah memastikan penanganan covid-19 berjalan dengan maksimal di Kota Bogor. Kita melangkah kewenangan kita, berdasarkan aturan,” tambah Bima Arya.

Sementara itu, Perwira Urusan Humas Polresta Bogor Kota Ipda Rachmat Gumilar membenarkan adanya laporan tersebut.

Saat ini, polisi tengah mempersiapkan administrasi proses penyelidikan untuk memeriksa saksi-saksi terkait laporan polisi yang telah diterima.

“Benar Polresta Bogor Kota telah menerima laporan tentang adanya dugaan pelanggaran dilaporkan dari pihak gugus tugas.”

“Penyidik sedang siapkan admisnistrasi penyelidikan untuk memanggil saksi-saksi yang terkait dengan pelanggaran terutama dari pihak rumah sakit.”

“Untuk lebih jelasnya silahkan mencari informasi ke pihak pelapor,” tuturnya.

Diketahui jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Bogor melonjak drastis. Dalam sehari Kota Bogor kembali melaporkan 49 orang terinfeksi COVID-19 pada 28 November 2020.

Dengan demikian total kasus positif COVID-19 di Kota Bogor sejak awal pandemi COVID-19 hingga Sabtu 28 November 2020, telah menembus angka 3.255 orang.

“Rincian kasus positif di Kota Bogor yakni masih sakit 573 orang, selesai isolasi/sembuh 2.585 orang dan meninggal dunia 97 orang,” ungkap Juru Bicara Pemkot Bogor untuk Siaga Corona dalam keterangan pers tertulisnya.

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita