Jumat, 18 Juni 2021

Fadli Zon Sebut Aksi Polisi Berlebihan, Yakin Pendukung HRS Cinta Damai

Fadli Zon Sebut Aksi Polisi Berlebihan, Yakin Pendukung HRS Cinta Damai

Jakarta, swamedium.com – Pihak Kepolisian melalui Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengaku mendapat penyerangan dari Laskar Front Pembela Islam, hingga akhirnya keenam pendukung Habib Rizieq Shihab tersebut ditembak mati.

Banner Iklan Swamedium

Penyerangan terhadap kepolisian tersebut diakui pihaknya terjadi di KM 50 Tol jakarta Cikampek sekira pukul 00.30 WIB

Menangggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mempertanyakan alasan tembak mati yang dilakukan oleh polisi.

“Kenapa sampai ada tembak mati, memangnya mereka teroris,” tanya Fadli di akun twitternya.

Dia juga meminta kepada polisi untuk tidak gegabah dalam menggunakan senjata. Dirinya juga meyakini jika pendukung HRS tersebut cinta damai dan tak dibekali senjata.

“Saya yakin tidak ada pendukung HRS yang membekali diri dengan senjata,” tegasnya.

Lebih lanjut dia juga menilai jika kasus ini seolah berlebihan dan harus diusut tuntas.

“Jika berlebihan maka polisi telah melakukan abuse of power dan Kapolda harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Sebelumnya pengacara HRS Aziz Yanuar mengatakan jika rombongan HRS lebih dulu diserang oleh segerombolan OTK.

Bahwa benar ada peristiwa penghadangan, penembakan terhadap rombongan IB HRS dan keluarga serta penculikan terhadap 6 orang laskar pengawal IB.,” kata Aziz dalam rilisnya

Aziz menjelaskan, sejak semalam HRS bersama keluarga termasuk cucu yang masih balita, berencana menuju tempat acara pengajian subuh keluarga sambil memulihkan kondisi.

“Dalam perjalanan menuju lokasi pengajian subuh keluarga tersebut, rombongan dihadang oleh orang tak dikenal (OTK) (yang g kami duga kuat bagian dari operasi penguntitan dan untuj mencelakakan IB),” kata aziz.

Bahkan dia menyebut Para OTK yang bertugas dalam operasi tersebut menghadang dan mengeluarkan tembakan kepada laskar pengawal keluarga.

“Hingga saat ini para penghadang berhasil melakukan penembakan dan 1 mobil berisi 6 orang laskar masih hilang diculik oleh para preman OTK bertugas operasi,” bebernya.

Dirinya pun meminta doa dan dukungannya agar 1 mobil yg tertembak berisi 6 orang laskar yang diculik agar diberi keselamatan.

“Dan mohon do’a juga IB HRS. Untuk lokasi HRS, demi alasan keamanan dan keselamatan beliau beserta keluarga, maka kami tidak bisa sebutkan,” tutupnya.

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita