Minggu, 11 April 2021

42 Wartawan Dibunuh Sepanjang 2020

42 Wartawan  Dibunuh Sepanjang 2020

Jakarta, Swamedium.com – Mengambil keputusan berprofesi menjadi Jurnalis atau pewarta bukan tanpa resiko, pekerjaan yang mengedepankan berbagi informasi kepada masyarakat, tidak selamanya berjalan mulus, memegang prinsip fakta adalah kebenaran yang harus diberitakan banyak mengandung resiko.

Banner Iklan Swamedium

Seperti dilansir Associated Press, Kamis (10/12), Federasi Jurnalis Internasional (IFJ) menyatakan pada tahun ini tercatat ada 235 jurnalis dipenjara karena hasil laporan mereka, bahkan 42 wartawan tewas dibunuh saat menjalanlan tugas Jurnalistik.

Lembaga itu menyatakan Meksiko masih menjadi negara paling mematikan bagi jurnalis. Tercatat ada 13 jurnalis setempat dibunuh pada tahun ini. Sedangkan negara paling berbahaya kedua bagi jurnalis adalah Pakistan. Tercatat ada lima wartawan tewas di negara itu sepanjang 2020.

Negara lain yang juga tergolong berbahaya bagi pewarta adalah Afghanistan, India, Irak dan Nigeria dengan masing-masing mencatatkan tiga kasus pembunuhan terhadap jurnalis.

Sekretaris Jenderal IFJ, Anthony Bellanger, mengatakan kecenderungan jumlah jurnalis yang dibunuh memang semakin menurun. Namun, menurut dia hal itu bukan berarti para pewarta tidak menghadapi bahaya ancaman saat bertugas

IFJ menyatakan selama tiga dasawarsa sudah ada 2.658 pewarta yang dibunuh di dunia. “Ini bukan hanya angka statistik. Mereka adalah sejawat dan rekan kami yang sudah mengorbankan nyawa dan hidupnya sebagai jurnalis,” kata Bellanger.

IFJ juga mengkritik kebijakan di sejumlah negara yang memenjarakan jurnalis tanpa alasan jelas, gara-gara laporan mereka di media massa.

“Temuan ini memperlihatkan penyelewengan kewenangan oleh para pemerintah yang berusaha melindungi diri mereka dengan memenjarakan jurnalis ketika diminta pertanggungjawaban, dan bahkan tidak memberikan hak-hak jurnalis,” kata Presiden IFJ, Younes Mjahed.

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita