Sabtu, 06 Maret 2021

Fadil Imran, belum menyerahkan LHKPN, Farah punya harta 17 miliyar

Fadil Imran, belum menyerahkan LHKPN, Farah punya harta 17 miliyar

Kapolda Metro Jaya, M.Fadil Imran

Jakarta, Swamedium.com – Informasi dari laman e-LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelengara Negara) sampai saat ini belum memberikan informasi terbaru tentang laporan harta kekayaan Irjen Polisi, Muhammad Fadil Imran, sebagai Kapolda Metro Jaya. (12/12)

Banner Iklan Swamedium

Pelaksana tugas (Plt) Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati, menyebutkan bahwa Irjen Muhammad Fadil Imran, yang baru dilantik, ternyata belum pernah melaporkan harta kekayaannya kepada KPK.

“Berdasarkan data pada laman e-LHKPN, yang bersangkutan belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) nya kepada KPK,” ujar Ipi Maryati yang dilansir dari beberapa pemberitaan media (20/11).

Hal yang kontradiksi dengan Farah Puteri Nahlia (23 tahun-F-PAN dapil Jawa Barat IX) yang diketahui ternyata putri Kapolda Metro Jaya yang baru dilantik yakni Irjen Pol, Muhammad Fadil Imran.

Dalam LHKPN yang diserahkan pada 9 Agustus 2019, Farah tercatat memiliki total harta Rp 17,2 miliar. Harta tersebut terdiri dari tanah dan bangunan di Jaksel senilai Rp 15,4 miliar, mobil MINI Cooper senilai Rp 950 juta, atau setara kas senilai Rp 857 juta.

LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelengara Negara)

Sehingga, kata Ipi, KPK. mengingatkan agar para penyelenggara negara untuk mentaati peraturan perundang-undangan yang ada, yakni untuk melaporkan harta kekayaannya kepada KPK.

“Sebagai bagian penting dari upaya pencegahan korupsi, KPK selalu mengingatkan para penyelenggara negara (PN) dan wajib lapor LHKPN agar melaporkan kekayaannya secara periodik sesuai dengan peraturan,” kata Ipi.

Hal itu tercantum dalam UU 28/1999 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas KKN mewajibkan para penyelenggara negara untuk bersedia melaporkan dan mengumumkan kekayaannya sebelum dan setelah menjabat.

“Juga diperiksa kekayaannya sebelum, selama, dan setelah menjabat,” pungkas Ipi.

Pantauan melalui laman elhkpn.kpk.go.id, Muhammad Fadil Imran ternyata belum sama sekali melaporkan harta kekayaannya selama menjadi anggota Polri hingga memiliki pangkat jenderal bintang dua.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pernah mengingatkan kepada Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran untuk segera melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita