Rabu, 08 Desember 2021

Kak Seto kunjungi cucu Habib Rizieq untuk trauma healing

Kak Seto kunjungi cucu Habib Rizieq untuk trauma healing

Seto Mulyadi, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI)

Jakarta, Swamedium.com – Dalam Kejadian tertembaknya enam laskar anggota FPI di jalan Tol Jakarta cikampek, beberapa waktu yang lalu, diketahui bahwa besama rombongan keluarga Habib Rizieq Shihab terdapat balita yang berada dalam kendaraan rombongan kelurga tersebut.
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto, mendatangi kediaman Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Banner Iklan Swamedium

Kak Seto hadir untuk melihat kondisi anak-anak dan cucu Habib Rizieq yang ikut dalam rombongan saat peristiwa tertembaknya enam laskar FPI tersebut.
Kehadiran ka seto di unggah dalam video di channel Youtube Front TV, Selasa (15/12), Kak Seto tiba di salah satu rumah mengendarai mobil berwarna hitam. Saat turun dari mobil dia langsung disambut oleh perwakilan keluarga Habib Hanif Alathos. Tampak dari video tersebut Kak Seto aktif berbincang-bincang dengan lima sampai enam balita.

“Kami dari LPAI sempat terkejut mendengar berita ini, dirinya terkejut ketika mengetahui ternyata ada anak-anak dan bayi, kalau tidak salah ada 12 anak dan bayi. Jadi kami merasa sangat terpanggil untuk melihat kondisi dari anak-anak, bagaimana keadaannya,” ujar Kak Seto.

Kemudian Kak Seto memastikan bahwa LPAI akan memberikan perlindungan khusus serta terus memantau kondisi psikologi para cucu Habib Rizieq. Kedatangannya ke Petamburan juga untuk memberikan trauma healing, guna mengantisipasi terjadinya trauma yang tertunda dari anak-anak tersebut.jelasnya.

Sering terjadi pengalaman traumatik yang tertunda, saat itu kelihatan biasa tetapi beberapa saat kemudian itu baru muncul. Ya, kami akan pantau trauma psikis ini karena bagaimanapun juga kami hanya berfokus pada anak anak ,” ucapnya.

Lebih lanjut menurut ka seto, Anak-anak membutuhkan perlindungan khusus, dalam hal ini kami ingin melihat bagaimana kondisi anak-anak yang ikut bersama dalam rombongan.

“Kami memantau saat ini dan mungkin beberapa kali juga akan kami lihat kembali,” ungkapnya. (Dep)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita