Minggu, 11 April 2021

PUSHAMI: Keluarga syuhada tertekan atas teror dan pemanggilan

PUSHAMI: Keluarga syuhada tertekan atas teror dan pemanggilan

Jakarta, Swamedium.com – Keluarga beserta para kuasa hukum syuhada mendatangi Komnas HAM Republik Indonesia, dalam temu wicara itu, Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI) turut menyertai para keluarga syuhada.

Banner Iklan Swamedium

“Alhamdulillah hari ini Senin, 21/12/2020 Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI) selalu kuasa Para Syuhada menyertai Keluarga yang juga didampingi oleh Para Tokoh Nasional mendatangi Komnasham RI,” dalam siaran persnya pada Senin, (21/12/20220).

Selanjutnya, dalam isi pers rilisnya PUSHAMI. pada kesempatan itu menyampaikan dokumentasi terkait kondisi jenazah enam syuhada kepada komisioner Komnas HAM. Republik Indonesia.

“Bahwa kesempatan tersebut disampaikan kepada komnasham RI. berbagai dokumentasi terkait dengan kondisi jenazah para syuhada,” terangnya.

Kemudian, selain menyerahkan dokumentasi, PUSHAMI, juga menyertakan fakta-fakta dan kronologis penguntitan dan teror sesaat sebelum terjadinya pembantaian enam syuhada yang menurut pihaknya, diduga kuat masuk dalam rentetan satu rangkaian kejadian tragedi kemanusiaan km 50.

“Bahwa juga disampaikan pada kesempatan tersebut fakta-fakta dan kronologis kejadian malam saat kejadian penguntitan yang berujung pembantaian 6 syuhada, termasuk juga rangkaian peristiwa penguntitan dan teror terhadap IB HRS. dan keluarga sebelum kejadian yang kami duga kuat merupakan satu rangkaian dengan tragedi km 50 malam itu,” sambungnya.

Selain menyampaikan pendapat fakta-fakta dan kronologis, Pihaknya juga turut menyampaikan kepada komisioner Komnas HAM. Terkait keluhan kondisi pskis dan mental keluarga para syuhada tersebut, atas pemanggilan kepolisian dengan kasus yang diduga objek kasus para syuhada, sehingga membuat para keluarga korban, tertekan.

“Bahwa juga berbagai keluhan keluarga disampaikan kepada komnasham RI. terkait kasus dugaan pelanggaran HAM. berat ini, termasuk perasaan tertekan dan teror yang dialami, antara lain akibat panggilan-pangilan polisi sehubungan dengan kasus yang diduga objeknya adalah para syuhada, ini sangat membuat keluarga syuhada tertekan” ungkapnya.

Disisi lain, turut hadir juga sejumlah tokoh nasional dari berbagai profesi yang ikut andil memberi dukungan kepada Komnasham RI. juga menyatakan keprihatinannya atas kasus ini dan meminta mengusut tuntas aktor intelektual dibalik tragedi ini.

“Para tokoh juga menyampaikan keprihatinannya atas kasus ini dan dukungan penuh kepada Komnasham RI. mengusut tuntas kasus ini hingga aktor intelektual dibalik ini” imbuhnya. (Jok)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita