Minggu, 11 April 2021

Natalius Pigai ; Saya tegas ! Tidak butuh ucapan Natal dari luar Kristiani

Natalius Pigai ; Saya tegas ! Tidak butuh ucapan Natal dari luar Kristiani

Natalius Pigai, Mantan Komnas HAM

Jakarta, Swamedium.com – Ada yang mencolok setelah perayaan Natal, tanggal 25 Desember 2020 ini.

Banner Iklan Swamedium

Di tengah pandemi COVID-19,
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, mengucapkan selamat merayakan Natal, 25 Desember 2020, kepada segenap umat kristiani di Indonesia.

Menag berharap kebahagiaan Natal menyertai umat Kristiani dan mampu membangkitkan semangat mewujudkan kehidupan damai serta harmoni dalam kemajemukan Indonesia.

“Selamat Natal 2020, semoga kebahagiaan Natal menyertai umat Kristiani. Kehidupan damai dalam harmoni kemajemukan Indonesia juga tetap terjaga,” ucap Menag di Jakarta, Kamis (24/12/2020).

Sebagai Menteri Agama yang baru dilantik mengimbau agar perayaan Natal 2020 digelar secara sederhana. Umat Kristiani diimbau menghindari dan menjauhkan diri dari perilaku konsumtif dan pemborosan.

“Rayakan Natal dengan penuh kesederhanaan dan terus berbagi kasih pada sesama,” pesan Gus Yaqut.

Menurutnya, hal terpenting dari perayaan Natal adalah kesadaran umat Kristiani untuk semakin dekat dengan Sang Maha Kuasa sebagai pemberi hidup bagi manusia.

“Peringatan Natal pada hakikatnya adalah momentum bagi umat Kristiani untuk meningkatkan kesadaran bahwa anugerah keselamatan telah Tuhan berikan bagi umat manusia,” sambungnya.

“Hal ini perlu direfleksikan melalui perbuatan-perbuatan kebaikan, kesederhanaan, perhatian terhadap kaum lemah dan cinta kasih bagi sesama,” tandas Gus Yaqut, untuk memenuhi janjinya sebagai Menteri semua Agama.

Akun Twitter @NataliusPigai2

Natalius Pigai, Mantan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), menanggapi ucapan selamat Natal dari Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dengan menuliskan pada akun Twitter pribadinya, berikut tangkapan layar dari keterangan Kementrian Agama.

Ia menilai ucapan selamat Natal yang tidak tulus dari non kristiani itu tidak dibutuhkan apalagi jika berlebihan.

Natalius menyarankan agar umat non kristiani sebaiknya menjalankan agama masing-masing dengan benar.

“Ayahku Protestan Kingmi & Ibu Katolik. Saya tegas! tidak butuh ucapan Natal, baik “tidak tulus” juga “berlebihan” dari luar Kristiani. Jalankan saja agamamu dengan benar,” kata Natalius melalui akun Twitter @NataliusPigai2, Minggu (27/12).

Natalius mengaku jarang merespon ucapan Natal dari non kristiani karena menurutnya, Natal merupakan urusan umat Kristen.

“Tiap ucapan Natal dari non kristiani jarang saya respons karena itu forum internum (urusan kami), bukan forum externum (urusan kita),” tegas Natalius. *

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita