Sabtu, 06 Maret 2021

Hasil investigasi Komnas HAM tidak memuaskan

Hasil investigasi Komnas HAM tidak memuaskan

Juru Bicara HRS, DR. Abul Chair Ramadhan, SH

Jakarta, Swamedium.com – Juru bicara Habib Rizieq Shibah, Abdul Chair Ramadhan, mengaku tak puas dengan hasil rillis yang telah dikeluarkan Komnas HAM. Diketahui Komnas HAM  telah mengeluaarkan rilis hasil sementara investigasi terkait penembakan enam anggota Lskar FPI oleh polisi. Terhadap hasilnya itu, Direktur Habib Rizieq Shihab (HRS) Center itu mengharapkan Komnas HAM tidak tersandera kepentingan apa pun dalam melakukan investigasi.

Banner Iklan Swamedium

“HRS Center mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh Komnas HAM. Sepanjang dilakukan dengan dasar kebenaran tanpa ada tekanan, pengaruh dan intervensi dari pihak mana pun,” kata Abdul seperti dilansir dari jpnn.com, Selasa (28/12/2020).

Abdul menilai hasil investigasi Komnas HAM saat ini belum cukup. Dia mendorong Komnas HAM meningkatkan perkara tersebut lebih jauh lagi.

“Dalam hal penembakan maut dan adanya petunjuk dugaan penyiksaan sebagian besar tubuh anggota laskar pengawal HRS, Komnas HAM harus mampu mengungkap aktor intelektual dan motifnya. Di sini tentu harus pula diungkap hubungan kausalitas,” jelas dia.

Selain Abdul publik juga perlu mendapatkan keterangan yang jelas tentang keadaan yang sebenarnya terjadi di dalam mobil dengan peristiwa penembakan. Sebab, polisi mengklaim adanya penyerangan dan upaya perebutan pistol oleh anggota FPI.

“Apakah hal tersebut benar adanya? Lalu bagaimana dengan tanda tanda bekas penyiksaan? Di sini klaim Polda Metro Jaya dipertanyakan publik,” kata Abdul.

“Menyangkut klaim pembelaan terpaksa dari pihak kepolisian harus dibuktikan di pengadilan HAM. Apakah terpenuhi atau tidak syarat-syarat pembelaan terpaksa dan atau pembelaan terpaksa yang melampui batas sebagaimana dimaksudkan dalam Pasal 49 Ayat 1 dan Ayat 2 KUHP,” tutupnya.

Abdul Chair juga berharap Komnas HAM harus mampu mengupayakan terselenggaranya peradilan HAM. Hal itu berguna untuk mewujudkan kepastian hukum yang adil. *

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita