Sabtu, 06 Maret 2021

Din Syamsuddin dilaporkan GAR ITB, Pemuda Muhammadiyah beri peringatan

Din Syamsuddin dilaporkan GAR ITB, Pemuda Muhammadiyah beri peringatan

Din Syamsuddin, Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005-2015

Jakarta, Swamedium.com-Laporan Gerakan Anti Radikalisme Alumni ITB (GAR ITB) yang melaporkan Prof Din Syamsuddin kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) atas tuduhan radikalisme, mendapat respons keras dari Ketua Hukum dan HAM PP Pemuda Muhammadiyah, Razikin. Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah ini memberikan peringatan keras kepada kelompok menegaskan bahwa tuduhan terhadap Prof. Din, itu merupakan hal yang mengada-ada.

Banner Iklan Swamedium

Mantan ketua DPP IMM ini pun tersinggung dengan tuduhan yang dialamatkan GAR ITB terhadap Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005-2015 itu.

“Menuduh Pak Din sebagai tokoh radikal sama dengan membuat ketersinggungan dan kemarahan kami warga kader Muhammadiyah,” ucap Razikin.

Menurut Razikin, Din Syamsuddin merupakan mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah dan mantan ketum PP Muhammadiyah yang selama ini mendedikasikan hidupnya dalam mendorong perdamaian, toleransi dan multikulturalisme.

Sebab itu, dia meminta secara tegas agar pihak GAR ITB segera mencabut laporannya, dan meminta maaf kepada Prof Din Syamsuddin.

“Kami akan memberikan kesempatan kepada GAR ITB sebelum kami mengambil langkah-langkah hukum,” tegas Razikin yang pernah meraih Magister Ilmu Politik Universitas Indonesia ini.

Razikin menambahkan bahwa apa yang telah dilakukan GAR ITB telah mencederai seorang Din Syamsuddin, dan keluarga besar Mauhamaddiah.

“Tindakan GAR ITB juga telah mencederai Muhammadiyah, karena bagaimanapun Prof Din Syamsuddin adalah mantan ketua umum PP Muhammadiyah”, terang Razikin.

“Jadi, saya peringatkan kepada GAR ITB, kalian jangan coba-coba ganggu Prof Din, jika kalian ingin mendepak Prof Din dari wali amanat ITB, silakan kalian tempuh prosedur yang benar,” tegas Razikin.

“Tidak boleh kalian menuduh dan menuding Prof Din sebagai tokoh radikal yang hanya memicu masalah yang lebih besar,” ucap Razikin memperingatkan. **

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita