Jumat, 23 April 2021

Pangdam Kasuari Mayjen TNI Nyoman Cantiyasa Sebut Pentingnya Komunikasi dengan Masyarakat Papua Barat

Pangdam Kasuari Mayjen TNI Nyoman Cantiyasa Sebut Pentingnya Komunikasi dengan Masyarakat Papua Barat

Papua Barat – Apel Komandan Satuan jajaran Kodam XVIII/Kasuari TA 2021, Selasa (23/3/2021) di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Trikora Arfai 1, Manokwari, Papua Barat resmi ditutup oleh Pangdam Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Selasa (23/3) lalu.

Banner Iklan Swamedium

Melalui program AKS tersebut, Cantiasa mrngharapkan Komandan Satuan (Dansat) dapat menyampaikan berbagai hal penting yang didapatkan selama apel kepada para prajurit di satuannya, sekaligus mampu mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas guna menumbuhkan profesionalisme prajurit dan kebersamaan dalam rangka tercapainya keberhasilan pelaksanaan tugas pokok Kodam XVIII/Kasuari.

“Saya berharap, seluruh penekanan dan kebijakan pimpinan yang sudah disampaikan bisa dilaksanakan oleh para Dansat secara maksimal sehingga Kodam XVIII/Kasuari ke depan mampu menjadi Kodam unggulan. Untuk itu, mari terus berkarya, bekerja, dan siap menghadapi berbagai jenis hambatan, gangguan, dan tantangan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan, sekaligus melaksanakan pembinaan teritorial (Binter) untuk mendukung tugas pokok TNI,” ucap Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han).

Cantiasa menyebutkan bahwa saat ini berbagai ancaman telah ada di depan mata baik di lingkungan kehidupan sosial masyarakat secara umum maupun di tempat bertugas. Oleh karenanya dia meminta prajuritnya untuk cakap dalam berkomunikasi dan bersinergi dengan tokoh masyarakat.

“Jika komunikasi dan sinergi berjalan lancar semuanya bisa terselesaikan dengan baik. Untuk itu, sekali lagi mari kita proaktif dalam menjaga wilayah kita dengan seni kepemimpinan masing-masing. Mudah-mudahan dengan hasil evaluasi yang kita laksanakan kemarin, sudah dapat memberikan tambahan referensi, pembekalan, dan masukan kepada kalian semua. Saya yakin dan percaya, referensi yang kalian dapatkan selama ini sebagai tentara dapat menjadi bekal yang cukup untuk menjawab semua persoalan-persoalan yang ada di lapangan, sehingga semua kejadian atau semua permasalahan yang terjadi di wilayah kita ini dapat terselesaikan dengan baik. Reaktualisasi peran para Dansat untuk membangun satuan yang profesional, adaptif, dan dicintai rakyat ini sangat penting dan strategis,” ujarnya.

Dirinya juga meminta Kepada para Dansat jajaran Kodam XVIII/Kasuari diperintahkan agar menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya untuk mendukung tugas pokok Kodam XVIII/Kasuari dalam rangka menciptakan stabilitas di wilayah Papua Barat yang aman dan dan kondusif. Di sisi lain, juga diminta agar mereka (Dansat) memperkuat strategi dalam rangka membangun sinergitas TNI-Polri dan pemerintah daerah, serta para stakeholder guna mendukung penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, dengan menggunakan strategi komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi.

“Kalian harus jago berkomunikasi. Kita punya komunikasi sosial tidak boleh lemah untuk terus berbicara, untuk bisa bernegoisasi dan berdebat menjelaskan apa akar permasalahannya kepada masyarakat. Jadi berkomunikasi itu penting. Kedua, berkoordinasi. Itu juga penting, yaitu tentang bagaimana koordinasi kita di lapangan dengan satuan tetangga dan masyarakat dengan ketat. Strategi kolaborasi serta sinergi tersebut harus langsung dieksekusi. Hal ini adalah salah satu strategi Transformasi Kodam XVIII/Kasuari, yakni tentang bagaimana kita harus menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di tanah Papua Barat ini,” pesan Pangdam.

Untuk diketahui, para peserta yang hadir dalam AKS ini adalah seluruh Komandan/Kepala satuan jajaran (Satjar), pejabat Staf Operasi dan Teritorial Satjar Kodam XVIII/Kasuari, yang seluruhnya berjumlah 114 orang. AKS digelar mulai tanggal 21 hingga 23 Maret 2021.

Sebelum mengikuti apel, seluruh peserta AKS.Kodam XVIII/Kasuari TA 2021 yang bertema “Reaktualisasi Peran Komandan Satuan Dalam Membangun Satuan yang Profesional, Adaptif, dan Dicintai Rakyat” tersebut, saat melakukan registrasi di hari pertama menjalani pemeriksaan Swab Antigen, sebagai bentuk pemenuhan ketaatan terhadap protokol kesehatan Covid-19.

Adapun materi yang diberikan kepara para peserta apel sejak hari pertama hingga terakhir meliputi; Jam Pimpinan, Ice Breaking dari Dispsiad, dan Pembekalan dari Kepala BNPB (secara virtual), pembekalan Kapolda Papua Barat, pembekalan Ketahanan Pangan, Hukum HAM dan Humaniter, Pameran Alutsista, Diskusi kelompok (WGD/ Work Group Discussion), Paparan Dansat, Menembak Pistol, lempar pisau dan kapak (Lempika), Olah raga bersama (senam, aerobik, dan fitness), Malam akrab, dan Renungan malam.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian hadiah lomba yang diserahkan langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari kepada para pemenang lomba, yaitu Menembak Pistol jarak 15 meter kepada Kajasdam XVIII/Kasuari (Juara I nilai 98), Danrem 182/JO (Juara II nilai 96), dan Pasiops Yonif 763/SBA (Juara III nilai 96). Selanjutnya Lomba Esai, Juara I Danrem 182/JO, Juara II Danrem 181/PVT, dan Juara III Danyonif 761/KA (Juara 3). Adapun pemenang lomba Stan Pameran Alutsista diraih oleh Yonzipur 20/PPA (Juara I), Brigif 26/GP (Juara II), dan Yonif 761/KA (Juara III). 

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita