Selasa, 15 Juni 2021

Tangkap Ratusan PSK Online, Subdit Renakta Kembali Dapat Penghargaaan

Tangkap Ratusan PSK Online, Subdit Renakta Kembali Dapat Penghargaaan

Jakarta Swamedium.com – Subdit Renakta Polda Metro Jaya telah berhasil mengamankan 528 PSK online hingga zjuni 2021. 191 di antaranya anak di bawah umur dan 25 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Banner Iklan Swamedium

Atas keberhasilan Subdit yang dipimpin oleh AKBP Pujiyarto itu, Ketua Umum Komisi Nasional Perlindugan Anak Arist Merdeka Sirait menilai apa yang dilakukan itu sangat luar biasa.

“Sangat luar biasa, dimana tim Subdit Renakta mengungkap prostutusi Online yang melibatkan anak di bawah umur dengan jumlah yang luar biasa di tingkat polda,” kata Arist.

Arist, berharap apa yang telah dilakukan Sundit Renakta dan jajaran menjadi motivasi dan inspirasi bagi Polda lain. Arist juga berharap semoga perbudakan seks yang melibatkan anak semakin berkurang dengan tindakan Hukum yang dilakukan kepolisian dalam menangani Kasus Kekerasan kekerasan Seksual Terhadap Anak.

Sementara menurut Kasubdit Ranmor PMJ AKBP Pujiyarto mengatakan sejak Januari hingga Juni 2021, sebanyak 18 Laporan Polisi dengan lokasi yang berbeda,

“Total yang diamankan berjumlah 493 orang, 182 Anak Dibawah Umur dan 24 orang ditetapkan sebagai Tersangka,” kata Pujiarto.

Semenjak pandemi, lanjut Pujiarto memang banyak anak-anak yang tidak bersekolah dan banyak orang orang dewasa yang kehilangan pekerjaan. “Saat ini banyak yang mencari jalan lain untuk melakukan praktek prositusi untuk kebutuhan ekonominya,” ujarnya.

Dengan banyaknya laporan dari masarakyat terkait maraknya laporan tentang prostitusi online, membuat Subdit V Renakta secara konsisten dan massif melakukan upaya pemberantasan praktek prostitusi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Dari hasil analisa pengungkapan yang telah kita lakukan, memang ada beberapa peralihan beberapa pekerja seksual yang biasanya secara konvensional beralih ke online karena lebih mudah dan cepat dalam mencari tamu. Karena mereka cukup stay di dalam kamar hotel sambil mengoperasikan aplikasi michat melakukan penawaran sampai deal harga kemudian tamu hidung belang yang akan datang ke hotel tempat mereka,” ujar Pujiarto.

Pihak kepolisian juga melakukan survailan terhadap tempat-tempat yang diduga menjalankan praktek prostitusi online, “Kita mengamati tempat tersebut sebelum melakukan pengungkapan,” jelas Pujiarto.

Lanjut Pujiarto, bahwa penikmat prostitusi juga bisa dijerat apabila melakukan terhadap perempuan di bawah umur, dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita