Rabu, 15 September 2021

Polres Jakbar Gerebek Pabrik Sabu di Tangsel

Polres Jakbar Gerebek Pabrik Sabu di Tangsel

Jakarta, Swamedium.com – Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat berhasil menggerebek pabrik sabu yang berlokasi di Kelapa Dua Tangerang Selatan. Dalam penggerebekan tersebut 2 pelaku berhasil ditangkap.

Banner Iklan Swamedium

“Pabrik produksi sabu ini dikendalikan oleh dua WN Iran berinisial BF dari FS,” kata
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polres Jakbar, Kamis (9/9).

Yusri juga memastikan, pabrik sabu tersebut menggunakan bahan baku dari Turki yang diselundupkan dengan menggunakan modus baru untuk mengelabui petugas.

“Ini modus baru bahan sabu ini berbentuk gel yang sudah 80 persen.Kemudian, Gel ini dilapisi dengan gemuk sehingga dianggap makanan,” jelasnya

Yusri menambahkan, awalnya pelaku berinisial BF tiba du Jakarta pada tahun 2019 silam. Kemudian, BF mengajak rekannya berinisial FS untuk bisnis haram tersebut.

“Pelaku BF ini penah tinggal di Jakbar yaitu Kalideres. Kemudian BF pindah di Tangsel Kelapa Dua,” ujar Yusri.

Yusri mengungkapkan, bahan baku gel tersebut yang dikirim sebanyak 55 kg. Namun, setelah diproduksi menjadi 15-16 kg. Gel tersebut setelah diolah bisa menjadi kristal sabu.

“Dalam sebulan bisa memproduksi 15-16 kg sabu,” ungkap Yusri.

Yusri mengatakan, sabu yang diproduksi kedua tersangka memiliki kwalitas bagus dan dipasarkan ke wilayah Jakarta.

“Jakarta ini memang pangsa pasar nakoba.Meski dimasa Covid-19 ini polisi sibuk. Namun, kami tetap melakukan pengungkapan. Seperti yang dilakukan anakbuah Pak Dir (Kombes Mukti Juarsa Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya) anakbuahya masih berada dilapangan,” pungkas mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat ini.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juarsa mengatakan, penyelundupan gel sebagai bahan pembuatan sabu dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten karena dibalut dengan gemuk.

“Ini tidak bisa terdeteksi dengan sinar X- ray karena gel ini dibungkus dengan gemuk sehingga dianggap makanan,” kata Juarsa.

Akibat perbuatannya, dua pelaku dijerat dengan Pasal 123 ayat 3 subsider Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau mati. 

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita