Jumat, 03 Desember 2021

Menteri ATR/BPN Tindak Tegas Anak Buahnya yang Main Mata dengan Mafia Tanah

Menteri ATR/BPN Tindak Tegas Anak Buahnya yang Main Mata dengan Mafia Tanah

Jakarta, Swamedium.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mengadakan Rapat Koordinasi Penanganan Kejahatan Pertanahan, Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan di Hotel Mercure Ancol, 17-19 November 2021.

Banner Iklan Swamedium

Menteri ATR BPN Sofyan Djalil menjelaskan penanganan kejahatan pertanahan telah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak yakni DPR RI, Kejaksaan Agung, Polri hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Ini merupakan keseriusan pemerintah untuk memerangi para mafia tanah, sehingga rasa keadilan pada hukum dan pertanahan semakin membaik,” kata Sofyan Rabu (17/11/2021) malam.

Dalam pidatonya Sofyan menyampaikan hingga sampai tahun 2021 telah ditargetkan sebanyak 305 kasus yang penyelesaiannya dilakukan secara administrasi pertanahan oleh Kementerian ATR/BPN dan penyelesaian secara pidana oleh kepolisian sampai P21.

Bahkan Sofyan dengan tegas mengatakan jika ada oknum-oknum ATR BPN yang terlibat dengan mafia tanah maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

“Kita akan membuang apel apabila ada yang busuk dalam keranjang. Bila ada oknum ATR/BPN yang terlibat dengan mafia tanah akan ditindak tegas,” ujar Sofyan.

Lanjut Sofyan A. Djalil, betapa seriusnya pemerintah memberantas mafia tanah. “Sekarang ini ATR/BPN sudah lebih baik,” katanya.

Junimart Girsang sebagai Ketua Panitia Kerja Mafia Tanah Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menyampaikan untuk memberantas mafia tanah, harus internal dulu yang ditertibkan. Mafia tanah mempunyai oknum-oknum di BPN, Kejaksaan dan Kepolisian.

“Petugas harus jeli melihat keaslian sertifikat kepemilikan tanah antara mafia tanah dengan korban. Bisa dilihat dari sudah berapa lama korban tinggal di atas tanah yang menjadi sengketa,” paparnya.

Hadir dalam Rakor tersebut Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan A. Djalil, Ketua Panitia Kerja Mafia Tanah Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Junimart Girsang, Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Saan Mustopa.

Direktur Keamanan Negara Ketertiban Umum dan Tindak Pidana Umum Lain Kejaksaan Agung Yudi Handono, Kasubdit II Dittipidum Badan Reserse Kriminal Polri Kombes Polisi Muslimin Ahmad, Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi Irjen Polisi Karyoto

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita